Menggunakan 2 Library atau Lebih pada Arduino

Dipublikasikan oleh Admin pada

Menggunakan 1 (satu) library pada Arduino sangat mudah karena cukup membuka menu Examples dan memilih salah satu contoh sketch pada software Arduino IDE. Akan tetapi bagaimana caranya jika ingin menggunakan 2 library (atau lebih) sekaligus pada sebuah sketch baru?

Menggunakan 2 library (atau lebih) Arduino pada sebuah sketch baru pada dasarnya adalah mencuplik source code dari 2 examples (atau lebih), kemudian memposisikan cuplikan itu pada sketch utama pada posisi yang tepat.

Bagian-bagian yang harus dicuplik pada examples-examples library tersebut adalah:

  1. Header
  2. Define atau const (kalau ada)
  3. Inisialisasi object atau variable di atas setup()
  4. Inisialisasi library di dalam setup()
  5. Pemanggilan fungsi atau method dalam library

Mari kita mencoba menggunakan library DHT11 (sensor suhu dan kelembaban) dengan library LCD. Tujuan kita adalah supaya hasil pembacaan sensor DHT11 ditampilkan di layar LCD 16×2.

Pertama-tama silahkan install dulu library DHT11, download di DHT11 Library.

Setelah library terinstall, silahkan buka examples DHTtester pada DHT Sensor Library dan examples HelloWorld pada LiquidCrystal.

Pada examples DHTtester, hasil pembacaan sensor DHT11 ditampilkan di Serial seperti ini:

Pada examples HelloWord LiquidCrystal, terdapat contoh menuliskan “hello, world!”.

Menggunakan Library-library dalam Satu Sketch

Dengan mencuplik bagian-bagian source code yang sudah disebutkan di atas, maka jadilah sketch utama yang merupakan kombinasi dari 2 examples library tersebut, untuk menampilkan hasil pembacaan sensor DHT11 ke LCD 16×2.

Sketch di atas adalah hasil akhir yang sudah menggunakan 2 library sekaligus.

Bagian yang penting pada penggabungan library Arduino adalah bagian header, define & const, inisialisasi objek dan bagian inisialisasi library pada setup(). Kalau ini sudah benar, maka semua fungsi-fungsi pada library-library yang digunakan dapat dipanggil tanpa kesalahan.

Contoh pada tulisan ini adalah menggunakan 2 buah library DHT dan LiquidCrystal, namun pembaca dapat menggunakan prinsip ini untuk menggunakan lebih dari 2 library (sesuai kebutuhan dan selama kapasitas flash atau RAM chip Arduino mencukupi).

Selamat mencoba dan selamat berkarya.


Berikan Komentar Anda