Menyimpan Data IoT Generik dengan PHP dan MySQL di Server Web Hosting

Dipublikasikan oleh Admin pada

Jaman Now() adalah jaman nya wireless dan elektronik. Semua benda-benda (Things) dapat dimonitor dan dikontrol secara online melalui Internet (Internet of Things). Contohnya kelembaban tanah pada sebuah kebun, suhu ruangan, posisi suatu benda, dll.

Salah satu platform mikrokontroler yang dapat mewujudkan IoT adalah Arduino. Ya, dengan Arduino kita bisa membuat monitoring terhadap benda-benda disekitar kita dengan menggunakan sensor, maupun juga melakukan kontrol menggunakan aktuator.

Andaikan pembaca sudah mampu memprogram Arduino untuk membaca sensor dan memprogram modul Wifi, lalu bagaimana atau dimana untuk menyimpan data sensor tersebut?

Ada website yang menyediakan layanan gratis seperti Thingspeaks.com atau Dweet.io. Akan tetapi website-website ini memiliki keterbatasan misalnya hanya menyimpan beberapa data atau beberapa waktu saja, dst.

Bagaimana kalau kita ingin menyimpan data IoT sendiri di sebuah web server yang disewa di perusahaan web hosting?

Pada tulisan ini kita akan bahas cara untuk menyimpan data IoT secara generik menggunakan web server di sebuah perusahaan web hosting menggunakan PHP dan MySQL.

Yang dimaksud generik disini adalah data yang disimpan bisa banyak tergantung keyword yang ditentukan dan variabel nya pun bervariasi per masing-masing keyword. Mari kita lihat contoh struktur URL nya di bawah ini.

Format Request URL

Format request URL di bawah ini adalah format request yang harus digunakan pada saat akan menyimpan atau membaca data. Entah pembaca menggunakan modul Wifi ESP-01, NodeMCU, Wemos, GPRS, RaspberryPi, dst.

Dengan format URL seperti pada gambar di atas, maka kita bisa menyimpan banyak data yang dikenali oleh keyword, dan menggunakan variable yang berbeda-beda untuk masing-masing keyword.

Misal kita ingin menyimpan data suhu pada rumah kita, maka buat request:

http://<nama_server>/folder/simpan/rumah_andi?suhu=37

Misal kita ingin menyimpan posisi sebuah mobil, maka kita buat request:

http://<nama_server>/folder/simpan/mobil_x2531zzz?lon=1.23456&lat=0.32366

Misal kita ingin membaca data yang sudah disimpan dengan keyword ‘suhu_rumahku

http://<nama_server>/folder/baca/suhu_rumahku

Format Response

Perintah /simpan/ akan menghasilkan response “Ok” bila berhasil dan “Error” bila ada kesalahan.

Perintah /baca/ akan menghasilkan response berupa data text maksimum 60 baris (bisa pembaca atur sendiri limitnya). Format data pada response adalah:

Sebagai contoh pada hasil pembacaan pada contoh keyword suhu_rumah adalah sebagai berikut:

Contoh: http://www.komputronika.com/iot/baca/suhu_rumahku

Penjelasan:

  • /folder/ adalah nama folder dimana kita menyimpan script PHP, kalau tidak disimpan dalam sebuah folder, maka bisa dihilangkan
  • /simpan/ adalah perintah untuk menyimpan
  • /baca/ adalah perintah untuk membaca data yang sudah disimpan

Persiapan Server Web Hosting

Kalau pembaca ingin mencoba script PHP ini dan membutuhkan web hosting, silahkan mencoba mendaftar di layanan web hosting ini:

  1. 000Webhost (Gratis)
  2. NiagaHoster (Berbayar – Murah)

Struktur Database

Sebelum menggunakan script PHP, buatlah terlebih dahulu database dan tabel di server web hosting yang pembaca gunakan.

Pertama buatlah sebuah database, kemudian jalankan query ini untuk membuat tabel nya.

Script PHP

Ini adalah script PHP untuk menyimpan dan membaca data IoT. Script yang digunakan cukup satu saja untuk menangani perintah simpan dan baca. Penulis juga sudah melengkapi script dengan comment-comment agar mudah untuk dipelajari. Beri nama file ini index.php.

File .htaccess

Agar file PHP di atas dapat berjalan sebagai mana mestinya, maka perlu dibuatkan file .htaccess dengan isi seperti ini. Tujuan nya untuk mengalihkan semua request URL (rewrite) agar dihandle oleh file index.php.

Demo

Penulis sudah sediakan demo untuk script di atas. Demo ini bisa dipakai juga untuk data sungguhan. URLnya adalah:

  • http://www.komputronika.com/iot/simpan/ (tambahkan keyword dan variable seperti pada format URL yang sudah dijelakan diatas )
  • http://www.komputronika.com/iot/baca (tambahkan keyword nya)

Misalnya:

http://www.komputronika.com/iot/simpan/suhu_rumahku?suhu=28
http://www.komputronika.com/iot/baca/suhu_rumahku

Membuat Grafik Berdasarkan Data

Data yang sudah disimpan akan percuma saja kalau tidak bisa dipresentasikan menjadi sebuah laporan atau grafik untuk memudahkan monitoring. Jangan kuatir, data sederhana dan generik yang kita buat dalam tulisan ini dapat dengan mudah dikonversikan menjadi sebuah grafik. Ini adalah contohnya:

Cara menampilkan grafik berdasarkan data yang sudah disimpan akan penulis bahas pada tulisan berikutnya.

Selamat mencoba dan berkarya.

 

Topik hangat:


Berikan Komentar Anda